Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Hari Kamis 03 Maret 2022

Renungan Hari Kamis 03 Maret 2022

Renungan Hari Kamis 03 Maret 2022

Adalah kesekian kalinya Yesus memberitakan kisah sengsaranya. Ia menyatakan diri bahwa akan ditolak, menanggung banyak derita hingga dibunuh dan bangkit pada hari yang ketiga.

Banyak orang diantarra kita memilih cara hidup dan tindakannya hanya mengikuti keinginan dan kemauan pribadi, seenaknya sendiri, sehingga hidup bersama kacau balau, terjadi pertengkaran yang mengarah ke permusuhan atau perceraian pasanga suami-istri.

Setiap orang” punya tanggung jawab untuk menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Yesus. Apa pun latar belakang dan situasi orang itu.

Ketika kita menyangkal tanggung jawab atas kebiasaan buruk kita. Pantang dan puasa dapat menjadi sarana untuk menyangkal diri.

Marilah kita mohon kekuatan dari-Nya agar kita mampu untuk terus menyangkal diri dan memikul salib kita.

Kita diingatkan untuk menyangkal diri dan memikul salibnya setiap hari, artinya kita dipanggil untuk setia pada panggilan dan tugas pengutusan kita masing-masing antara lain mentaati dan melaksanakan aneka tata tertib yang terkait dengan panggilan dan tugas pengutusan.

Para suami-isteri hendaklah mentaati janji perkawinan sampai mati, sebagai imam dan bruder serta suster hendaklah mentaati janji imamat atau kaul, sedangkan sebagai yang telah dibaptis marilah kita taati janji baptis.

Doa

Allah Bapa sumber pengharapan, Engkau telah mengikat perjanjian dengan semua orang melalui Yesus yang terurapi. Semoga kami selalu berpegang teguh pada Dia dan berkembang menjadi umat yang patuh setia. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

Sumber https://infokatolik.id/

Sumber gambar google.com

Posting Komentar untuk "Renungan Hari Kamis 03 Maret 2022"