Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Hari Selasa 08 Maret 2022

Renungan Hari Selasa 08 Maret 2022

Renungan Hari Selasa 08 Maret 2022

Doa Bapa Kami menjadi doa syukur dan permohonan. Salah satu bagian menyebutkan “ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.” Ini menunjukkan bahwa doa bukanlah perkara kata, namun juga tindakan.

Doa yang diajarkan oleh Yesus mengajak kita menjadi lebih dewasa dalam iman. Kalau mau diampuni, ya harus mau mengampuni; kalau minta rejeki ya secukupnya saja, jangan serakah; dst. Kedewasaan iman akan nampak pada ketidak egoisan dan hanya memikirkan diri sendiri.

Anthony de Mello pernah menceritakan sebuah kisah: Seorang Guru yang bijak berkata, ” Ketika seorang bayi ditolong oleh ayahnya, seisi dunia akan bergembira. Tapi, ketika seorang yang dewasa digendong ayahnya, seisi dunia akan menangis. ” Kedewasaan adalah sesuatu yang sangat dinanti-nantikan. Itu tolak ukur keberhasilan kita sebagai manusia.

Jika berdoa adalah berbicara kepada Tuhan, maka buatlah kesempatan itu menjadi cara untuk mendewasakan iman kita. Karena dalam doa hanya ada 2 hal, yang pertama adalah memuji Tuhan dan yang kedua adalah permohonan kita sebagai umatNya.

Doa tidak membutuhkan kata-kata indah, tapi ketulusan hati dan kepasrahan diri terhadap Tuhan adalah lebih utama.

Sumber https://www.blogevan.com/

Sumber gambar google.com

Posting Komentar untuk "Renungan Hari Selasa 08 Maret 2022"