{
"@context": "https://schema.org",
"@type": "FAQPage",
"mainEntity": [
{
"@type": "Question",
"name": "Apa pesan utama Renungan Katolik Lukas 11:29–32?",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Pesan utama renungan ini adalah bahwa Tuhan sudah memberi tanda yang cukup melalui Sabda-Nya. Umat dipanggil untuk bertobat dan peka, bukan terus menuntut tanda spektakuler."
}
},
{
"@type": "Question",
"name": "Apa yang dimaksud tanda Yunus dalam renungan Katolik hari ini?",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Tanda Yunus menunjuk pada panggilan pertobatan. Seperti Niniwe bertobat karena pewartaan Yunus, demikian juga umat dipanggil berubah melalui Sabda Tuhan."
}
},
{
"@type": "Question",
"name": "Bagaimana menerapkan Renungan Injil Harian ini dalam hidup?",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Dengan melatih kepekaan rohani, melakukan pertobatan konkret, setia dalam doa harian, dan menanggapi Sabda Tuhan dengan tindakan nyata."
}
},
{
"@type": "Question",
"name": "Mengapa Yesus menolak memberi tanda tambahan?",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Karena hati yang tidak mau percaya akan selalu meminta bukti baru. Yesus menekankan pertobatan, bukan sensasi mukjizat."
}
}
]
}
//