Renungan Hari Jumat 04 November 2022

 

Renungan Hari Jumat 04 November 2022

Renungan Hari Jumat 04 November 2022

Yesus memiliki perumpamaan lain untuk murid-muridnya hari ini. Ini adalah kisah orang kaya dan pelayannya. Seseorang dalam rumah tangga orang kaya itu melaporkan kepada tuannya bahwa pelayannya telah menghambur-hamburkan uangnya.

Tentu saja tuannya segera memanggil pelayan ini dan meminta untuk melihat daftar pengeluarannya dan uang yang telah dia keluarkan. Pelayan itu panik. Dia tidak berharap untuk ditangkap. Sekarang apa yang harus dia lakukan?

Perhatikan: dia tidak bertobat. Dia hanya ingin memastikan masa depannya. Dia tidak memiliki keterampilan untuk menjadi buruh dan dia tidak ingin berakhir di jalanan.

Jadi hamba menyusun rencana. Dia memanggil masing-masing debitur tuannya dan mengurangi jumlah uang yang masing-masing dari mereka berutang kepada tuannya.

Apa yang tidak dapat dipercaya adalah reaksi tuannya ketika dia menemukan ketidakjujuran pelayan. Alih-alih memecat orang itu atau memenjarakannya, ia memuji pelayan itu karena bertindak dengan bijaksana.

Di dunia sekarang ini, saya ragu bahwa beginilah tanggapan majikan. Lebih mungkin bahwa pramugara, paling tidak, akan menemukan dirinya kehilangan pekerjaan atau mungkin menemukan dirinya di penjara.

Kadang-kadang dalam hidup kita, kita menemukan diri kita dalam situasi yang sulit dan menakutkan. Pada saat-saat ini apakah kita berpaling kepada Tuhan?

Apakah kita percaya Tuhan akan memberi kita kesempatan lagi? Hadiahnya adalah: Tuhan selalu memberi kita kesempatan lagi! Bagian kita adalah percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita!

Doa 

Ya Allah, Engkau menghendaki agar semua orang mengabdi kepada-Mu secara total sehingga dapat memperoleh anugerah keselamatan. Kami mohon, berilah kami kebijaksanaan agar kami senantiasa menjadikan Engkau sebagai yang pertama dan utama dalam hidup kami.

Dengan pengantaraan Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

Sumber https://renunganhariankatolik.org/

Sumber gambar google.com

Demikianlah Renungan Hari Jumat 04 November 2022, semoga bermanfaat, Tuhan Memberkati. Amin.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
{ "@context": "https://schema.org", "@type": "FAQPage", "mainEntity": [ { "@type": "Question", "name": "Apa pesan utama Renungan Katolik Lukas 11:29–32?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Pesan utama renungan ini adalah bahwa Tuhan sudah memberi tanda yang cukup melalui Sabda-Nya. Umat dipanggil untuk bertobat dan peka, bukan terus menuntut tanda spektakuler." } }, { "@type": "Question", "name": "Apa yang dimaksud tanda Yunus dalam renungan Katolik hari ini?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Tanda Yunus menunjuk pada panggilan pertobatan. Seperti Niniwe bertobat karena pewartaan Yunus, demikian juga umat dipanggil berubah melalui Sabda Tuhan." } }, { "@type": "Question", "name": "Bagaimana menerapkan Renungan Injil Harian ini dalam hidup?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Dengan melatih kepekaan rohani, melakukan pertobatan konkret, setia dalam doa harian, dan menanggapi Sabda Tuhan dengan tindakan nyata." } }, { "@type": "Question", "name": "Mengapa Yesus menolak memberi tanda tambahan?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Karena hati yang tidak mau percaya akan selalu meminta bukti baru. Yesus menekankan pertobatan, bukan sensasi mukjizat." } } ] } //