Renungan Hari Minggu 22 Januari 2023

Renungan Hari Minggu 22 Januari 2023

Renungan Hari Minggu 22 Januari 2023

Pada Renungan Harian Katolik Minggu 22 Januari 2023 hari ini Yesus mengajarkan kita menjadi pribadi yang sadar akan panggilan-Nya untuk mewartakan pertobatan kepada bangsanya. Ketika Ia mendengar bahwa Yohanes ditangkap, Ia lalu menyingkir ke Galilea.

Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum. Di sanalah Ia merenungkan kembali kehendak Allah dalam hidup-Nya.

Betapa penting dalam hidup, kita memiliki waktu untuk merenungkan kembali apa yang menjadi tujuan hidup kita. Tujuan hidup itulah yang akan mengarahkan diri kita, mengarahkan waktu dan energi diri kita pada sesuatu yang bernilai dalam hidup kita dan sesama.

Yesus menyadari bahwa tujuan hidup-Nya adalah mengajak orang untuk bertobat karena Allah hadir, Allah menyertai hidup kita. Maka, dia mengajak orang untuk bertobat.

Dia begitu yakin akan penyertaan Allah dalam hidup kita. Keyakinan Yesus ini meneguhkan yang diungkapkan oleh pemazmur, “Tuhan adalah terang dan keselamatanku kepada siapa aku harus takut?

Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?” (Mzm. 27:4). Keyakinan inilah yang menggerakkan Yesus untuk memanggil para murid-Nya. Ia memanggil orang-orang yang bersedia menjadi teman-Nya dalam menyuarakan pertobatan itu.

Menarik kalau kita mencermati dialog Yesus dengan para murid-Nya. Ketika Yesus menyapa para murid-Nya dengan berkata, “Mari ikutlah Aku, dan kamu akan kujadikan penjala manusia” (Mat. 4:19).

Panggilan Yesus kepada mereka begitu bermakna Pekerjaan mereka sebagai penjala ikan diangkat agung oleh Yesus, disempurnakan oleh Yesus menjadi 'penjala manusia”.

Mereka dipanggil untuk menarik banyak orang agar mengikuti Yesus yang mewartakan pertobatan, untuk menjadi pribadi yang berkenan bagi Tuhan dan sesama.

Panggilan Yesus ini ditanggapi para murid dengan tulus ikhlas dan penuh iman, sehingga mereka rela meninggalkan orang tua mereka dan hal-hal penting dalam hidup mereka untuk mengikuti Yesus.

Semoga semangat para rasul dalam menanggapi panggilan Yesus itu, juga kita miliki dan meneguhkan kita dalam menanggapi panggilan-Nya.

Doa Penutup

Allah Yang Mahakuasa dan kekal, bimbinglah tingkah laku kami sesuai dengan kehendak-Mu. Semoga dalam nama Putra-Mu terkasih kami mampu menghasilkan banyak karya yang baik.

Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

Sumber https://www.renunganhariankatolik.web.id/

Sumber gambar google.com

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url