Renungan Hari Sabtu 9 September 2023

Renungan Hari Sabtu 9 September 2023

Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus, Pada Renungan Harian Sabtu 9 September 2023 dalam Bacaan Injil hari ini Lukas 6:1-5.

Dalam arus zaman yang diwarnai mental hedonisme, konsumerisme, dan instanisme, kecenderungan manusia adalah menikmati segala sesuatu dengan cara mudah tanpa perjuangan dan pengorbanan.

Bahkan, sedapat mungkin orang berusaha menghindari penderitaan atau segala sesuatu yang memberatkan hidupnya. Orang berlomba-lomba mencari kemuliaan dunia dengan segala cara termasuk cara-cara yang bertentangan dengan kehendak Tuhan.

Hukum agama, hukum sipil, dan norma-norma kehidupan dimanipulasi sesuai dengan kebutuhan. Tuhan dan kehendak-Nya seharusnya menjadi norma tertinggi dalam kehidupan umat beriman.

Kesetiaan untuk hidup seturut kehendak Tuhan memang tidak mudah, bahkan menuntut pengorbanan. Dengan jalan itu, Tuhan akan memberikan kemuliaan sejati bagi manusia kendati mungkin tidak mulia di hadapan dunia. Apa yang kita cari dalam kehidupan ini, kemuliaan surgawi atau duniawi?

Doa Penutup

Allah Bapa yang mahakuasa dan kekal, segala makhluk hidup, yang hidup sementara waktu saja, dan segala hasil karya tangan kami takkan bertahan selamanya. Hanya kasih setia-Mu akan bertahan, cinta kasih-Mu yang tetap.

Dampingilah kami agar tetap bertahan dan dalam pergantian zaman memperoleh hidup yang kekal.

Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa. Amin.

Demikianlah Renungan Hari Sabtu 9 September 2023, semoga bermanfaat, Tuhan Memberkati. Amin.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
{ "@context": "https://schema.org", "@type": "FAQPage", "mainEntity": [ { "@type": "Question", "name": "Apa pesan utama Renungan Katolik Lukas 11:29–32?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Pesan utama renungan ini adalah bahwa Tuhan sudah memberi tanda yang cukup melalui Sabda-Nya. Umat dipanggil untuk bertobat dan peka, bukan terus menuntut tanda spektakuler." } }, { "@type": "Question", "name": "Apa yang dimaksud tanda Yunus dalam renungan Katolik hari ini?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Tanda Yunus menunjuk pada panggilan pertobatan. Seperti Niniwe bertobat karena pewartaan Yunus, demikian juga umat dipanggil berubah melalui Sabda Tuhan." } }, { "@type": "Question", "name": "Bagaimana menerapkan Renungan Injil Harian ini dalam hidup?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Dengan melatih kepekaan rohani, melakukan pertobatan konkret, setia dalam doa harian, dan menanggapi Sabda Tuhan dengan tindakan nyata." } }, { "@type": "Question", "name": "Mengapa Yesus menolak memberi tanda tambahan?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Karena hati yang tidak mau percaya akan selalu meminta bukti baru. Yesus menekankan pertobatan, bukan sensasi mukjizat." } } ] } //