Renungan Hari Senin 22 November 2021

Renungan Hari Senin 22 November 2021

Renungan Hari Senin 22 November 2021

Injil hari ini, Orang miskin memberi yang paling banyak!

Kontras! Mungkin itulah komentar kita bila membandingkan kesombongan para pemimpin agama dalam bacaan ayat sebelumnya, dengan tindakan sederhana seorang janda miskin dalam bacaan hari ini. 

Sungguh kontras tindakan para pemimpin agama yang memperkaya diri, bahkan dengan menindas janda-janda (Luk. 20:47), dengan si janda miskin yang rela memberikan persembahan dari kekurangannya.

Bila kita berada di Bait Allah pada saat itu, pasti kita akan menyaksikan suatu pemandangan yang kontras pula: di antara orang-orang kaya yang memberikan persembahan (1), terselip seorang janda miskin yang memasukkan hanya dua peser ke dalam peti persembahan (2)! 

Pecahan uang paling kecil pada masa itu. Tetapi justru persembahan si janda miskinlah yang menyenangkan hati Yesus. Meskipun jumlahnya sama sekali tidak signifikan untuk dipuji, namun di mata Tuhan persembahannya bernilai lebih besar dibandingkan persembahan orang-orang kaya itu (3).

Yang Tuhan lihat adalah arti uang sejumlah itu bagi si janda miskin. Itulah jumlah uang yang dimilikinya untuk melanjutkan hidupnya (4). Bila ia persembahkan semuanya, itu berarti ia mempercayakan dirinya pada Allah. Ia percaya bahwa Allah akan memelihara hidupnya dan memenuhi kebutuhannya. Ia meletakkan kepercayaannya pada Allahnya, bukan pada uangnya!

Kemiskinan bukanlah alasan baginya untuk tidak memberi persembahan pada Allah! Si janda miskin memberikan persembahan dengan mengorbankan hidupnya untuk menghormati Allah. Inilah persembahan yang disukai Tuhan!

Kesediaan si janda miskin untuk memberi, menjadi cambuk bagi kita yang sering memaafkan diri sendiri bila tidak memberi persembahan karena rasa malu bila hanya memberi sedikit. Ingatlah bukan jumlah uangnya yang Tuhan perhitungkan tetapi sikap hati yang percaya dan mau berkorban karena penghormatan kepada Allah.

DOA: Anak Domba Allah, tidak ada sukacita yang lebih besar bagiku daripada mengikuti jejak-Mu. Dipenuhi oleh Roh Kudus-Mu, aku ingin bergabung dalam pertempuran spiritual melawan segala kekuatan jahat, untuk dan demi Gereja-Mu yang adalah Tubuh Mistik-Mu sendiri. Perlengkapilah aku, ya Tuhan Yesus, agar dapat hidup dalam kemenangan-Mu hari ini dan selanjutnya. Amin.

Sumber https://carekaindo.wordpress.com/

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url