Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Hari Rabu 30 Maret 2022

Renungan Hari Rabu 30 Maret 2022

Renungan Hari Rabu 30 Maret 2022

Kita sering atau kadang-kadang merasa bahwa Tuhan melupakan dan meninggalkan kita, lebih-lebih ketika doa-doa serta permohonan kita terasa tidak dikabulkan Tuhan. 

Dalam keadaan seperti itu, perasaan sedih, kecewa, dan mungkin marah bisa bercampur aduk jadi satu dalam hati kita. Lalu, kita mengatakan Tuhan tidak memperdulikan aku dan sejenisnya.

Sekali lagi, apa pun tidak akan pernah bisa menghalangi, apalagi menghentikan kasih Tuhan. Ia selalu mencari cara untuk menyatakan kasih-Nya. 

Maka, Tuhan menegaskan melalui Nabi Yesaya bahwa Ia selalu menghibur dan menyayangi umat-Nya. 

Seorang ibu tidak akan melupakan anak kandungnya. Seandainya ibu itu melupakan, Allah tidak pernah melupakan umat-Nya. 

Kasih Tuhan selalu diberikan setiap hari sampai sekarang ini. Itulah yang ditegaskan Yesus dengan mengatakan, ”Bapa-Ku bekerja sampai sekarang”.

Kalau kita percaya kepada perkataan Yesus, maka kita akan mempunyai hidup; artinya kita tidak akan mudah putus asa, kecewa, sedih berkepanjangan, marah dan merasa tidak dipedulikan Allah. 

Karena Ia mengasihi kita, Ia tidak akan pernah melupakan dan meninggalkan kita dalam situasi dan kondisi apa pun.

Doa 

Tuhan, ampunilah kekerdilan hatiku, aku sering kali meragukan kasih setia-Mu. Sabda-Mu akan aku taruh dalam hati kami selalu, agar aku tidak lagi meragukan kebaikan dan kasih-Mu. Amin.

Sumber https://www.renunganhariankatolik.id/

Sumber gambar google.com


Posting Komentar untuk "Renungan Hari Rabu 30 Maret 2022"