Renungan Katolik Hari Selasa, 9 Desember 2025 Bacaan Injil: Matius 18:12-14

Renungan Katolik Hari Selasa, 9 Desember 2025 Bacaan Injil: Matius 18:12-14

📖 Renungan Katolik Hari Selasa, 9 Desember 2025 Bacaan Injil: Matius 18:12-14

Allah Tidak Pernah Lelah Mencari Kita yang Hilang

Dalam Injil hari ini, Yesus menceritakan tentang seorang gembala yang memiliki seratus domba, namun ketika satu domba tersesat, ia meninggalkan sembilan puluh sembilan lainnya untuk mencari yang satu itu.

“Demikian juga Bapamu yang di surga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang.”

(Matius 18:14)

Perumpamaan ini sederhana namun dalam:

Allah tidak hanya mencintai kita sebagai kelompok, Ia mencintai kita secara pribadi.

Di dunia modern — penuh kesibukan, kompetisi, tekanan sosial, dan rasa harus selalu produktif — kita sering merasa:

  • Tidak cukup baik
  • Tidak layak
  • Tidak diperhatikan
  • Tersesat dalam kecemasan, dosa, atau masa lalu

Namun, Injil hari ini adalah undangan lembut:

Allah tidak pernah menyerah pada kita.

Ketika kita jauh, Dialah yang mencari.

Ketika kita runtuh, Dialah yang mengangkat.

Ketika dunia mengukur nilai kita dari prestasi dan citra, Allah melihat hati kita.

Yesus tidak berbicara tentang kawanan yang tetap aman.

Dia berbicara tentang kamu. Tentang aku. Tentang setiap jiwa.

Setiap pribadi berharga, tak tergantikan, dan dicari.

✨ Domba yang Hilang di Zaman Digital

Di era digital, kita bisa tersesat bukan di padang rumput, tetapi di:

  • Timeline media sosial
  • Perbandingan diri tanpa henti
  • Pencarian validasi
  • Pelarian dari rasa sepi dengan layar
  • Menuju dunia yang tampak penuh, namun hati kosong

Yesus hari ini berkata:

"Aku melihatmu. Aku mencarimu. Kembalilah."

Tidak peduli sejauh apa kita melangkah, tidak peduli luka atau kesalahan kita,

Allah tidak pernah berhenti menjemput jiwa kita dengan kasih.

🌿 Refleksi

  • Apakah aku sedang tersesat dalam rasa takut, kesibukan, atau dosa?
  • Apakah aku percaya bahwa Allah sungguh mencariku dan menginginkan aku kembali?
  • Pernahkah aku menjadi “gembala” bagi sesama yang hilang — atau justru menghakimi mereka?

🙏 Doa

Tuhan Yesus, Engkaulah Gembala Baik yang tidak pernah menyerah padaku.

Saat aku lemah, Engkau mendekat.

Saat aku tersesat, Engkau mencari.

Bantulah aku untuk kembali kepada-Mu dengan hati penuh kepercayaan,

dan berilah aku hati yang penuh belas kasih untuk menuntun sesamaku kepada-Mu.

Amin.

Demikianlah Renungan Katolik Hari Selasa, 9 Desember 2025 Bacaan Injil: Matius 18:12-14, semoga bermanfaat, Tuhan Memberkati. Amin.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
{ "@context": "https://schema.org", "@type": "FAQPage", "mainEntity": [ { "@type": "Question", "name": "Apa pesan utama Renungan Katolik Lukas 11:29–32?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Pesan utama renungan ini adalah bahwa Tuhan sudah memberi tanda yang cukup melalui Sabda-Nya. Umat dipanggil untuk bertobat dan peka, bukan terus menuntut tanda spektakuler." } }, { "@type": "Question", "name": "Apa yang dimaksud tanda Yunus dalam renungan Katolik hari ini?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Tanda Yunus menunjuk pada panggilan pertobatan. Seperti Niniwe bertobat karena pewartaan Yunus, demikian juga umat dipanggil berubah melalui Sabda Tuhan." } }, { "@type": "Question", "name": "Bagaimana menerapkan Renungan Injil Harian ini dalam hidup?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Dengan melatih kepekaan rohani, melakukan pertobatan konkret, setia dalam doa harian, dan menanggapi Sabda Tuhan dengan tindakan nyata." } }, { "@type": "Question", "name": "Mengapa Yesus menolak memberi tanda tambahan?", "acceptedAnswer": { "@type": "Answer", "text": "Karena hati yang tidak mau percaya akan selalu meminta bukti baru. Yesus menekankan pertobatan, bukan sensasi mukjizat." } } ] } //