Renungan Katolik Harian Senin, 12 Januari 2026 Bacaan Injil: Markus 1:14–20

Renungan Katolik Harian Senin, 12 Januari 2026 Bacaan Injil: Markus 1:14–20

✨ Renungan Katolik Harian Senin, 12 Januari 2026 Bacaan Injil: Markus 1:14–20

“Bertobat dan Mengikuti Dia: Panggilan yang Mengubah Hidup”

🌿 Saat Allah Melangkah ke Dalam Hidup Sehari-hari

Dalam renungan Katolik hari ini, Injil Markus 1:14–20 membawa kita ke awal karya Yesus di Galilea. Tidak ada mukjizat besar. Tidak ada khotbah panjang di bukit. Yang ada hanyalah seorang Yesus yang berjalan di tepi danau, memandang para nelayan biasa, lalu berkata dengan kalimat yang sangat sederhana namun mengguncang:

“Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

Di sinilah Kekristenan dimulai. Bukan di istana. Bukan di ruang kuliah. Tetapi di tempat kerja, di tengah jala, perahu, keringat, dan hidup yang tampaknya biasa-biasa saja.

Injil hari ini mengingatkan kita bahwa Allah sering masuk ke hidup kita bukan lewat hal spektakuler, tetapi lewat undangan lembut yang menuntut keputusan besar.

📖 “Waktunya Telah Genap”: Seruan Pertama Yesus

Markus menulis bahwa setelah Yohanes Pembaptis ditangkap, Yesus tampil dan memberitakan:

“Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.”

Dalam renungan Injil hari ini, kata “waktunya telah genap” bukan sekadar penanda kronologis. Ini adalah bahasa iman. Artinya: Allah sedang bekerja. Sejarah tidak berjalan tanpa arah. Hidup kita tidak kebetulan.

Yesus datang membawa dua undangan besar:

  1. Bertobatlah
  2. Percayalah kepada Injil

Pertobatan bukan pertama-tama soal meninggalkan dosa tertentu, tetapi soal mengubah arah hidup. Dari hidup yang berpusat pada diri sendiri, menuju hidup yang berpusat pada Allah. Dari “aku mau” menjadi “Tuhan, apa yang Kau kehendaki?”

Percaya kepada Injil berarti mempercayakan seluruh hidup pada kabar gembira: bahwa Allah dekat, mengasihi, memulihkan, dan memanggil.

🚶‍♂️ Yesus yang Berjalan di Tepi Danau: Allah yang Mendekat

Yesus tidak menunggu orang datang kepada-Nya. Ia berjalan menyusuri pantai Danau Galilea. Ia masuk ke ruang hidup manusia. Ia menghampiri mereka di tengah pekerjaan.

Ini penting dalam renungan Katolik harian kita: iman Kristen bukan tentang manusia yang mencari Allah dari jauh, tetapi tentang Allah yang lebih dulu mencari manusia.

Yesus melihat Simon dan Andreas, lalu Yakobus dan Yohanes. Mereka tidak sedang berdoa. Mereka sedang bekerja. Namun justru di sanalah panggilan itu lahir.

Tuhan sering berbicara bukan di luar hidup kita, tetapi di dalamnya.

🎣 Dari Penjala Ikan Menjadi Penjala Manusia

Yesus tidak menghapus siapa mereka. Ia mengubah arah hidup mereka.

“Aku akan menjadikan kamu penjala manusia.”

Ia tidak berkata: “Berhentilah menjadi nelayan.”

Ia berkata: “Aku akan menjadikan kamu sesuatu yang lebih dalam.”

Dalam renungan panggilan murid ini, kita melihat bahwa Tuhan tidak mematikan kepribadian dan pengalaman kita. Ia menyucikan dan mengarahkannya. Keterampilan mereka menjala ikan akan dipakai untuk menjala hati. Kesabaran menunggu ikan akan diubah menjadi kesabaran mendampingi manusia. Keberanian menghadapi badai akan menjadi keberanian mewartakan Injil.

Panggilan Tuhan tidak menjauhkan kita dari dunia, tetapi mengubah cara kita berada di dalam dunia.

⚡ “Lalu Mereka Segera Meninggalkan Jalanya…”

Satu kata dalam Injil ini sangat kuat: segera.

Segera mereka meninggalkan jala.

Segera mereka meninggalkan ayah mereka di perahu.

Tidak ada negosiasi panjang. Tidak ada “nanti dulu”. Tidak ada “setelah semuanya beres”.

Dalam renungan Katolik hari ini, kata “segera” menantang kita. Kita sering ingin mengikuti Tuhan, tetapi dengan syarat: setelah aman, setelah mapan, setelah tidak repot, setelah semua jelas.

Para murid meninggalkan bukan hanya benda, tetapi rasa aman. Jala adalah sumber nafkah. Perahu adalah masa depan. Ayah adalah ikatan emosional.

Mengikuti Yesus selalu melibatkan keberanian untuk melepaskan sesuatu.

🕊️ Panggilan Bukan Hanya untuk Mereka

Kita sering membaca kisah ini seolah hanya tentang empat nelayan dua ribu tahun lalu. Padahal dalam renungan Kristen Katolik, Injil ini adalah tentang kita hari ini.

Yesus yang sama masih berjalan di tepi “danau” kehidupan kita:

  • di bangku sekolah
  • di kantor
  • di rumah
  • di tengah kegagalan
  • di tengah keberhasilan

Dan Ia masih berkata:

“Mari, ikutlah Aku.”

Panggilan itu mungkin bukan untuk meninggalkan profesi, tetapi untuk:

  • bekerja dengan jujur
  • mencintai dengan setia
  • melayani dengan rendah hati
  • mengampuni dengan tulus
  • hidup dengan arah rohani

Setiap orang yang dibaptis memiliki panggilan: menjadi penjala manusia dengan cara hidupnya.

🔥 Pertobatan sebagai Gaya Hidup

Dalam Injil Markus 1:14–20, pertobatan dan panggilan berjalan bersama. Mengikuti Yesus bukan peristiwa satu hari, tetapi proses seumur hidup.

Dalam renungan Katolik harian, pertobatan berarti:

  • berani meninggalkan kebiasaan lama yang mengikat
  • mau belajar melihat dengan cara Kristus
  • membiarkan Tuhan membentuk ulang arah hidup

Pertobatan sejati tidak selalu spektakuler. Sering kali ia hadir dalam keputusan kecil: menahan diri, memilih jujur, bangun untuk berdoa, meminta maaf, setia walau tidak dilihat.

🌊 Dari Pantai Galilea ke Hidup Kita Hari Ini

Para murid tidak tahu ke mana Yesus akan membawa mereka. Mereka hanya tahu satu hal: Dia memanggil.

Mengikuti Yesus tidak menjanjikan hidup tanpa badai. Tetapi menjanjikan bahwa kita tidak pernah berjalan sendirian.

Dalam refleksi Injil hari ini, mungkin kita perlu bertanya:

  • “Jala apa yang sedang aku pegang erat?”
  • “Apa yang menghalangiku untuk melangkah lebih dekat kepada Tuhan?”
  • “Di bagian hidup mana Yesus sedang berkata: ‘Ikutlah Aku’?”

🙏 Penutup: Berani Melangkah

Renungan Katolik hari ini menutup dengan kesadaran sederhana: iman bukan hanya tentang apa yang kita yakini, tetapi tentang siapa yang kita ikuti.

Yesus tidak memberi teori. Ia memberi diri-Nya.

Ia tidak menawarkan sistem. Ia menawarkan jalan hidup.

Dan jalan itu dimulai dengan satu langkah:

meninggalkan jala, dan berjalan bersama-Nya.

✨ Doa Penutup

Tuhan Yesus,

Engkau berjalan dalam hidupku lebih sering daripada yang kusadari. Bukalah mataku agar aku mengenali panggilan-Mu. 

Lunakkan hatiku agar berani meninggalkan “jalaku”.Dan kuatkan langkahku untuk mengikuti Engkau, hari ini, esok, dan sepanjang hidupku.

Amin.

Demikianlah Renungan Katolik Harian Senin, 12 Januari 2026 Bacaan Injil: Markus 1:14–20, semoga bermanfaat, Tuhan Memberkati. Amin.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url